Postingan

Ulasan Film Hati Suhita: Dalamnya Hati Perempuan

Gambar
Ada alasan yang besar kenapa film ini diberi judul dari nama pemeran utama wanitanya: Alina Suhita. Dewi Suhita, tokoh Majapahit yang menjadi referensi imajiner tokoh Alina Suhita menjadi garis besar bagaimana Alina harus menjalani 'perang' batin oleh perasaannya yang campur aduk oleh pernikahannya dengan Gus Birru.  Alina Suhita dan Gus Birru sama-sama berasal dari keluarga kyai pemilik pesantren, meski begitu mereka menjalani dua hidup yang berbeda. Gus Birru seorang aktivis kampus yang kemudian masih memegang idealismenya yang berkembang dengan paham tidak hanya ketimuran namun juga perkembangan dunia barat. Sedang Alina adalah seorang santriwati sederhana yang taat, namun tidak menutup diri pada dunia. Ia mampu menjalankan pola kehidupan pesantren yang taat namun juga terbuka pada perubahan. Alur film dibuat dengan masalah yang realistis yang banyak dijumpai dewasa ini, pernikahan oleh para calon penerus pesantren biasanya memang dilakukan dengan jalan perjodohan yang terka...

When Life Gives You Tangerine: Memahami Cintanya Baby Boomer

Gambar
  Barangkali ada banyak alasan kenapa kamu harus menyaksikan series Korea ini. Bersetting tahun 1950-an, series ini bukan lagi hanya sekadar membawa nostalgia. Tapi benar-benar menyadarkanku akan hidup. Sudut pandang orang-orang yang hidup di masalalu, yang senantiasa terikat norma-norma masalalu. Aku jadi sadar bahwa manusia tidak pernah jahat. Yang sering terjadi, keadaanlah yang mengeraskan hati mereka.  "When life gives you tangerines (lemons)" frasa yang dari dulu tak pernah selesai kumaknai. Jika hidup memberimu 'jeruk keprok', pastikan kamu mengolahnya dengan baik agar menjadi selai jeruk yang manis atau teh jeruk keprok yang hangat. Bagaimana untuk tetap bersikap positif dalam menjalani ujian hidup. Pov yang diambil dalam film yang menyorot kehidupan Aesun bikin aku mikir banget, kenapa generasi Baby Boomer itu tangguh-tangguh. Ternyata kehidupan yang mereka jalani tidak pernah mudah. Selesao dengan satu ujian, lantas disambung dengan ujian yang baru. Namun be...

Film Bebas: Masa Jaya di SMA

Gambar
  Film ini entah gimana terlalu nyata untuk sekadar film. Dari Tokoh Vina Panduwinata, kita jadi tahu bahwa semakin naiknya usia kita kadang lupa siapa kita yang sebenarnya. Tergerus oleh peran sebagai istri siapa, sebagai ibu dari siapa, jabatannya apa, pekerjaannya apa.  Masa di SMA memang saat kita membangun jati diri, begitu jujur dan apa adanya. Seseorang cenderung berkumpul dengan orang-orang yang sefrekuensi. Vina beruntung dapat menemukan Krisdayanti, Jessika, Gina, Jojo, dan Suci.  Mereka menjalani masa muda penuh warna, mulai dari adaptasi Vina di ibukota, kisah cinta pertamanya dengan Jaka, sampai permusuhan antar gengnya. Vina yang awalnya tidak akur dengan Suci, seorang covergirl yang dikaguminya pun perlahan luluh dengan ketulusan Vina. Kris sebagai pemimpin geng Bebas, begitu mereka menamainya sangat melindungi Vina dann Suci yang terus diganggu oleh Andra, seorang berandalan kelas mereka. Seiring kebersamaan mereka, impian pun mulai berani mereka suarakan....

Menghirup Kehidupan dalam Gadis Kretek

Gambar
  "Kita semua punya titik terendah. Kalau orang menyebutnya luka, saya menyebutnya pelajaran. Sesuatu yang saya jadikan pegangan hidup tanpa rasa malu." - Jeng Yah - Walau cukup terlambat jauh dari tanggal rilisnya, Gadis Kretek menjadi salah satu series Indonesia yang membuka mata saya pada hidup. Dari pemilihan tema dan isu yang khusus dan sangat mencolok, ditunjang riset mendalam dari Kamila Andini (sutradara) akan sejarah industri rokok kretek yang marak persaingan sengit dan peristiwa tahun 65 yang menjadi latar konflik cerita. Ia tampil menjadi series yang kuat yang mampu merajai khazanah sinematik Indonesia. Series yang diadaptasi dari Novel Kumala ini, saya sudah yakin Gadis Kretek digarap dengan riset yang mendalam, dari pemilihan aktor dan aktris profesional, pemilihan setting, dan emosi yang ditampilkan adegan per adegan.  Cerita bermula tahun 2001 dimasa Suraja, pengusaha Kretek DR yang sedang sakit parah meminta anaknya yang bernama Lebas untuk mencari sosok Jeng...

Home Sweet Loan: Rumah dan Renungan Panjang

Gambar
Agak telat cukup jauh dari kapan waktu pertama kali film Home Sweet Loan dirilis, tapi memang baru berkesempatan nonton dan sedikit baper karenanya. Hubungan manusia itu memang sekompleks itu ya? Melihat keluarga besar Kaluna yang hidup di satu tempat yang sama, harus dealing dengan kepribadian banyak orang yang berbeda satu sama lain setiap harinya, bertahun-tahun. Apalagi fakta bahwa rumah itu adalah warisan Engkongnya, yang menunjukkan bahwa orangtua Kaluna pun tidak berkesempatan punya rumah sendiri. Dekade terakhir ini rumah memang bukan lagi suatu prioritas yang utama. Karena dengan ekonomi ini, rumah tidak pernah murah. Kesempatan untuk bertempat tinggal yang dimiliki sendiri bukanlah hal yang bisa dilakukan semua orang. Apalagi Jakarta yang menjadi setting tempat tinggal Kaluna dan keluarganya. Berbagai kesempatan untuk memiliki rumah sendiri kadang malah menjerumuskan, membawa pada kerugian yang lebih besar, jika tidak dilakukan dengan cermat dan hati-hati.  Dalam hal ini ...

November Saya

Gambar
Tulisan ini dipublikasikan lewat dari bulan seharusnya, namun isinya merupakan refleksi pribadi selama November 2024. _____________________________________________ Hampir setahun ini saya dikejar-kejar rasa takut yang tidak terjabarkan. Bak seorang buron, saya tutup mata dan memilih untuk berlari sekenanya. Prioritas saya adalah bagaimana waktu-waktu sukar itu lekas berlalu. Berharap-harap cemas menjemput takdir madu yang saya mintakan sedari awal tahun. Tibalah saya pada November. November Saya, begitu saya berikan tajuk pada tulisan ini. November saya terasa begitu ramai, masif, dan cepat berlalu. Memang demikian, waktu menjadi lekas buru-buru pergi kalau kita senang hati. Sebaliknya juga, menjadi betah berlama-lama saat kita menderita. November saya menjadi berkesan karena ada banyak nama baru yang saya kantongi kali ini. Pada akhirnya saya sadari bahwa usia 20-an adalah masa memahat diri. Tidak harus sempurna dan langsung jadi. Tapi tempalah dengan serius. Jangan sedikit-sedikit ma...

Hari-hari Ganjil Belakangan Ini

  Semakin tenang diri ini, semakin muncul kesadaran akan eksistensi baik sebagai hamba maupun bagian dari khalifah bumi lainnya. Hari-hari berjalan cepat sekaligus terasai. Ketakutan akan penyesalan yang membuat rasa optimis menyembul; hari ini aku akan hidup dengan lebih baik. Badan yang masih ranggas dihajar hujan tempo hari dipaksa untuk bersikap manis. Kesadaran mematri ketenangan diantara remuk redam. Saya seorang guru yang mengajar untuk sebuah alasan khusus, yang barangkali tidak akan diurai di sini. Usai upacara Senin pagi, saya berencana hadir dalam sebuah musyawarah guru di kabupaten. Hampir satu jam dari sekolah tempat saya mengajar. Setelah segala surat dinas dan kelengkapan siang saya hadir di forum musyawarah. Tepat waktu, tak berapa lama saya sudah dapat kenalan baru dari sekolah lain. Usai acara yang kebanyakan hanya temu kangen guru-guru yang telah saling kenal. Guru-guru kabupaten yang tinggal tak jauh dari tempat acara. Saya menyempatkan bertemu rekan guru sebuah...