Film Bebas: Masa Jaya di SMA
Film ini entah gimana terlalu nyata untuk sekadar film. Dari Tokoh Vina Panduwinata, kita jadi tahu bahwa semakin naiknya usia kita kadang lupa siapa kita yang sebenarnya. Tergerus oleh peran sebagai istri siapa, sebagai ibu dari siapa, jabatannya apa, pekerjaannya apa.
Masa di SMA memang saat kita membangun jati diri, begitu jujur dan apa adanya. Seseorang cenderung berkumpul dengan orang-orang yang sefrekuensi. Vina beruntung dapat menemukan Krisdayanti, Jessika, Gina, Jojo, dan Suci.
Mereka menjalani masa muda penuh warna, mulai dari adaptasi Vina di ibukota, kisah cinta pertamanya dengan Jaka, sampai permusuhan antar gengnya. Vina yang awalnya tidak akur dengan Suci, seorang covergirl yang dikaguminya pun perlahan luluh dengan ketulusan Vina.
Kris sebagai pemimpin geng Bebas, begitu mereka menamainya sangat melindungi Vina dann Suci yang terus diganggu oleh Andra, seorang berandalan kelas mereka. Seiring kebersamaan mereka, impian pun mulai berani mereka suarakan. Namun sayang sebuah insiden memisahkan masing-masing dari mereka.
Bertahun-tahun silam, Vina kembali bertemu dengan Kris yang sakit parah di rumah sakit. Ia telah bercerai dengan suaminya, walaupun telah sukses dan memiliki banyak harta. Permintaan terakhirnya untuk mencari semua anggota geng Bebas.
Pencarian Vina di sekolah lama mereka mempertemukannya dengan Jessika yang bekerja di asuransi, dengan koneksi dari Dedi, teman sekolah mereka yang menjadi debt collector, mereka berhasil menemukan Gina yang memulai usaha rumahan sejak ibunya bangkrut dan Jojo yang tidak berubah, tetap kaya mesti tidak beruntung dalam percintaannya.
Dari Dedi juga, Vina menemukan lagi cinta pertamanya Jaka, untuk menyerahkan lukisannya. Ia akhirnya berhasil berdamai dengan perasaannya. Berkat berbagai nostalgia itu, Vina menjadi lebih berani. Ia dapat menyetir sendiri, bahkan melawan perundung anaknya bersama dengan Geng Bebasnya.
Kris memberikan sebuah video lama yang menunjukkan mereka saat muda dulu dengan impiannya. Kris yang menjadi pembela anak dan perempuan, Jojo menjadi koreografer dunia, Jessika yang menjadi model kecantikan, Vina yang menjadi pelukis ternama, dan Suci yang menjadi model.
Video yang menyadarkan Vina bahwa tak seorang pun dari mereka berhasil meraih impiannya. Bagian ini bagiku sangat berkesan karena memang begitulah dunia bekerja. Berapa persen dari kita yang dapat menikah dengan cinta pertama? Tidak semua orang beruntung untuk meraih cita-cita, karena dunia dewasa ini kadang menyuruh kita berdamai dengan diri sendiri.
Kita semua pernah muda, pernah mengecap masa keemasan usia tanpa banyak kekhawatiran. Meski seiring waktu kita akan jadi orang dewasa yang membosankan itu. Terjebak dalam peran-peran rumah tangga dan bagian dari masyarakat. Menjadi 'pak' atau 'ibu' demi sebuah struktur sosial di masyarakat.
Dan tanpa menunggu tua, dunia kita juga dapat berakhir. Seperti juga yang dialami Kris, saat sakitnya semakin parah, ia juga harus meninggalkan dunia. Di rumah sepinya seorang diri. Kris membagikan warisan bagi teman-temannya yang membutuhkan dan meminta Vina menjadi ketua geng agar sering-sering mengajak mereka berkumpul. Saat itulah Suci hadir dihadapan mereka.
Barangkali begitulah dunia bekerja. People come and go, terkadang sebagian dari diri kita menyimpan kenangan yang mendalam di masa muda. Yang membentuk kepribadian kita, sikap dan tindakan kita dalam menghadapi dunia. Kita semua memang akan tua, namun apa salahnya mengisinya menjadi bermakna?
.jpg)
Komentar
Posting Komentar