Little Forest: Saat Hidup Mulai Terasa Berat
"For mom, the nature, cooking, and her love for me have been her little forest. I should find my own little forest too - Song Haewon"
Apa yang akan kamu lakukan saat hidup mulai terasa berat? Song Haewon yang gagal pada ujian sertifikat guru di Seoul merasakan 'lapar' yang teramat. Ia bahkan tidak bisa berbicara pada pacarnya yang lolos pada ujian tersebut. Makanan instan di minimarket tempatnya bekerja seringkali basi dan tidak mengisi seleranya. Pada suatu malam di musim dingin, Haewon pulang ke kampung halamannya untuk menemukan jawaban.
Di kampung halamannya, Mi Sung Li, Haewon bertemu lagi dengan teman masa kecilnya, Jaeha dan Eunsook. Juga menghadapi ingatan pada ibunya yang pergi secara mendadak tanpa memberitahunya. Tinggal di desa bagi Haewon menjadi healing tersendiri. Ia memasak makanannya sendiri. Alam menyajikan bahan makanan secara cuma-cuma dan musim yang berganti di desa adalah kesibukan yang tiada akhir bagi para petani.
Slow Living yang belakangan ini hampir menjadi tren ternyata adalah gaya hidup yang telah dilakukan para petani di desa sejak lama. Mengolah sawah yang ditanami padi, berkebun kentang, tomat, dan memanen persik adalah healing bagi Haewon.
Walaupun ia juga harus menghadapi hal-hal yang kurang menyenangkan seperti tetangga yang selalu ingin tahu, jarak toko yang jauh, tapi yang paling merisaukan Haewon adalah ingatannya tentang ibunya. Semua cinta ibunya diberikan padanya, apalagi sejak ayahnya meninggal saat Haewon 4 tahun.
Ibunya yang gemar memasak selalu membuat momen masak mereka menyenangnkan dengan berbagai resep ajaibnya: Pancake Kol, Kue Beras, Cream Bruele, dan roti kentangnya. Ibu Haewon juga pandai menghibur saat Haewon bersedih dibully teman-temannya. Saat Haewon berkata ingin pergi berkuliah di Seoul, saat itulah ibunya mulai berpikir untuk memulai impiannya lagi. Meski kemudian meninggalkan Haewon yang saat itu tidak mengerti.
Saat Haewon mulai nyaman dengan kesibukannya di desa, Jaeha mengingatkannya untuk menyelesaikan masalahnya dan bukan menghindarinya. Membaca kembali surat ibunya, Haewon lalu mengerti.
Bagi ibunya, alam, memasak, dan cintanya pada Haewon adalah 'hutan kecil' yang menjadi tempatnya berlindung saat hidup begitu berat. Maka, dahulu ibunya mengenalkan Haewon akan tempat tinggalnya: tanah, alam, dan kebun tempatnya bertumbuh. Agar nanti saat hidup mulai terasa berat, Haewon dapat memiliki 'hutan kecil' yang menyelamatkannya.
.jpg)
Komentar
Posting Komentar