Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2024

Cerita Kamis Pagi

 Aku terbangun lesu pukul 7 pagi lewat beberapa menit. Sudah ketiga kali terjaga, dihitung dari pukul 3 dan pukul 5 pagi tadi. Tidak seperti hari-hari yang sudah lalu, pagi ini perasaanku penuh. Sudah cukup lama aku tidak bangun dengan perasaan yang demikian. Biasalah, patah hati lagi. Tapi itu bukan hal yang mau aku ceritakan kali ini.  Aku menunda-nunda bangkit, masih terbaring gulak-gulik di kamar indekosku yang senyap. Goresan mentari sebenarnya sudah molos dari kaca jendela yang menghadapku langsung. Kamar kos yang dirancang agar tetap terang sepanjang hari, demi menghemat biaya listrik dan lebih alamiah ini kadang menuntutku buat selalu bangun pagi. Kamar sebelah juga senyap, di loteng ini hanya ada kamar kami berdua. Perut yang mulai perih mengingatkanku bahwa semalam hanya sempat menyantap es krim. Tidak ada lagi yang kumasukan ke lambung, karena sudah berangkat tidur pukul 9 lewat. Tak urung aku menyesali kondisiku di saat-saat seperti ini. Kadang patah hati dapat sed...

Resensi Centhini: Mengintip 40 Malam Pengantin

Serat Centhini atau dikenal juga sebagai Suluk Tambang Raras yang disebut sebagai Ensiklopedia Kebudaayan Jawa ini diprakarsai oleh Adipati Anom Amangkunegara III yang kelak bertahta Sunan Pakubuwana V bersama 3 pujangga istana Raden Ngabehi Ranggasutrasna, Raden Ngabehi Yasadipura  II (Ranggawarsita I), dan Raden Ngabehi Sastradipura (Kiai Ahmad Ilhar). Naskah asli setebal 12 jilid yang disusun sejak tahun 1814-1823 ini berisi pengetahuan kebudayaan Jawa mulai dari sejarah, pendidikan, geografi, arsitektur, pengetahuan alam, filsafat, agama, tasawuf, , klenik, ramalan, sulap, kesaktian, perlambang, adat istiadat, tata upacara tradisi, etika, psikologi, flora, dan fauna. Oleh Sunardian Wirodono, naskah tersebut dinovelisasi menjadi "Centhini, Sebuah Novel Panjang: 40 Malam Mengintip Sang Pengantin" yang menceritakan sudut pandang seorang abdi atau pembantu bernama Centhini. Secara harfiah kata centhi sendiri bermakna pembantu. Dengan mengambil sudut pandang orang pertama itu,...