Hospital Playlist: Dokter Juga Manusia
Barangkali kalau sempat menonton Series Hospital Playlist sampai 2 season, kayaknya aku bakal seterusnya menganggap dokter itu 'bukan manusia' harus dengan tanda kutip.
Tapi karena dr. Ikjun kesayangan kita dan teman-temannya itu, dunia medis jadi terasa realistis sekaligus manusiawi.
Episode-episode awal kita dikenalkan dengan para dokter ajaib spesialis Rs. Yulje: dr. Lee Ikjun, dr. Chae Songhwa, dr. Kim Junwan, dr. Yang Seokhyong, dan dr. Andrea.
Dokter anak yang penyayang dan tahu cara menghibur pasien anak. Dokter bedah syaraf yang sangat passionated dan jenius. Dokter obgyn yang terlihat cuek namun selalu menumbuhkan harapan bagi para ibu dan calon anak. Dokter Bedah Torakoplastik yang serba diandalkan. Dan Dokter Ikjun yang menjadi nama besar Rs. Yulje.
Para dokter dengan dunia ilmiah yang sangat serius itu mengisi waktu luang mereka tiap pekannya dengan latihan band bersama.. Band yang mereka bentuk sejak sekolah kedokteran dulu. Dan band itu juga sebagai perjanjian dr. Andrea yang meminta mereka menjadi dokter khusus VIP. Dibalik itu uang dari pasien VIP digunakan untuk membantu pasien yang membutuhkan. Mungkin dibagian inilah bagian utopis dalam series ini.
Adegan operasi, menghadapi keluarga pasien, diagnosis penyakit, dan pengobatan semuanya terlihat nyata dalam arti sesuai prosedural. Kita akan disajikan situasi yang menumbuhkan ekspetasi bagimana para pasien akan dokter yang memperlakukan dengan manusiawi dan penuh penghargaan. Para dokter yang berburu dengan waktu, tiap diagnosis, tiap tindakan perawatan, sangat menentukan keberhasilan kesembuhan pasien.
Kita akan dibawa perasaan naik turun para pasien dalam menghadapi diagnosis penyakitnya. Untuk masih menyebut realistis, sayangnya tidak semua pasien berhasil pulih seperti sediakala oleh berbagai faktor.
Disajikan juga sisi lain kehidupan 5 sekawan spesialis Rs. Yulje di luar waktu mereka yang habis karena panggilan darurat dari rumah sakit. Berbagai masalah yang ada mereka hadapi dengan mengandalkan satu sama lain dengan dukungan yang hangat.
Dokter Ikjun seorang ayah penyayang yang ditinggalkan istrinya, Dokter Yang yang harus berdamai dengan percerainnya, ayahnya yang selingkuh, dan posesif ibunya. Dokter Andrea yang ingin jadi pastor seperti keempat kakaknya yang mengabdikan diri sebagai pastor dan biarawati. Juga Dokter Junwan yang berharap segera mendapat kekasih.
Dari series ini kita jadi tahu bahwa dokter juga manusia. Bagaimana mereka berinteraksi dengan para perawat, staf, dan sesama kolega mereka. Bagaimana mereka saling membantu dan mendukung satu sama lain. Bagaimana sikap mereka jika terdapat kolega yang sedikit 'sesuka hati' memperlakukan pasien, dan yang paling penting bagimana mereka meluangkan waktu yang hanya sedikit untuk cukup dibagikan dengan orang-orang tersayang.
.jpg)
Komentar
Posting Komentar