Resensi Novel Ayah: Menyelami Cinta Secara Sederhana
Novel "Ayah" (2015) karya penulis kondang "Laskar Pelangi", Andrea Hirata yang sempat ke sohor diawal tahun 2000an ini menunjukan produktivitasnya ditengah arus penulis-penulis tenar yang bermunculan. Masih mengangkat sketsa masyarakat Belitong, pembaca diajak menemani asmara seorang lelaki malang berparas kurang yang gemar berpuisi bernama Sabari yang menemukan tujuan hidupnya hadir di dunia ini yakni demi menyandang peran sebagai ayah. Ironinya Sabari menjadi ayah dari Zorro yang bukan merupakan anak kandungnya. Ini adalah serangkaian cinta bertepuk sebelah tangannya pada Marlena, ibu kandung Zorro, sejak SMP. Sabari tak berhenti menghujani Lena dengan puisinya, ia mengiriminya lagu, bahkan mengikuti perlombaan olahraga hanya untuk meraih perhatian perempuan itu. Namun Marlena acuh saja. Harap maklum karena penampilan Sabari jauh dibawah tampan dan tidak ada hal istimewa yang dapat membuat Lena tertarik padanya. Salah satu quotes yang membekas dalam buku ini adal...