Surat Buat Mantan Pacarku Tentang Suamiku (Cerpen)
Mas, sudah sekian tahun berlalu namun aku masih terkenang akanmu. Sejujurnya aku masih sering terbayang kebersamaan kita saat itu. Usia 20-an saat mimpi-mimpi terbangun. Saat-saat kita mencoba mewujudkan cita dan cinta. Aih, manisnya! Mas adalah lelaki terbaik dihidupku. Cara Mas menyayangiku sekaligus mengajakku bertumbuh. Cara mas memadukan impian dan realita agar tetap selaras. Mas benar-benar idolaku saat itu! Ingatkah mas saat motormu mogok hujan hari itu? Haha, mukamu merah padam dan hanya bisa terdiam. Aku juga tidak berani mengambil keputusan, karena takut melangkahi keyakinanmu. Akhirnya ada orang asing lewat yang menyarankan ke bengkel terdekat. Yang dikatakan terdekat itu ternyata hampir satu jam perjalanan! Sesampainya kita, ternyata bengkelnya tutup, sehingga Mas terpaksa memaksa pemilik bengkelnya agar mau membenahi motormu. Keesokan harinya Mas tidak jadi mengantarku, namun mempercayakan temanmu untuk mengantarku ke kampus. Aku saat itu sangat kecewa, sampai t...